Rabu, 12 September 2018

“AYAH” Sajak Rio Pamungkas

-Intan Sugestiningsih

kupandangi deret potret beku masa lalu
lencana tanda bakti menghias rapi di dadamu
dari sekian garis pelangi dan perak bintang
dimanakah engkau sematkan cintaku?

kau lah haluan garis depan kehidupan
tumpuan doa dan harapan kami
disana aku dapat memanggilmu
dengan sebutan yang paling meluluhkan duka

aku ini anak rahim perjuangan
terlahir dari bengis dunia
kekar dalam pangkuanmu

jika malam datang menjelma
setiaku memikul kata katamu
pantang merintih meniti asa
pewaris punggung keperkasaanmu

diam wajahmu mengisaratkan waktu
disana engkau melihatku sembari tersenyum
senyuman tanpa ketiadaan

Yogyakarta, 13 Desember 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar